Senin, 05 Juli 2021

Penyebab mesin motor mati secara mendadak

Salah satu ketakutan saat berkendara di jalan raya adalah saat sepeda motor yang dikemudikan tiba-tiba mati mesin. Apalagi jika jalur yang ditempuh adalah jalan kecil yang jauh dari bengkel dan tidak ada yang bisa membantu.




Anda mungkin pernah mengalami hal seperti ini. Jika belum, sebaiknya Anda lebih memperhatikan dan memperhatikan kondisi sepeda motor Anda. Motor yang mati mendadak, umumnya disebabkan oleh kondisi motor yang tidak prima.


Bahan bakar

Kendaraan bermotor membutuhkan bahan bakar untuk bekerja. Jika mesin tiba-tiba mati padahal mesin sudah dirawat dengan baik dan rutin melakukan perawatan di bengkel resmi, bahan bakar bisa jadi penyebab utamanya.


Jenis bahan bakar yang digunakan berpengaruh besar terhadap proses pembakaran masing-masing motor. Oktan rendah akan menyebabkan banyak timah lepas yang menyumbat klep sehingga motor mati mendadak. Menggunakan bahan bakar dengan oktan yang lebih tinggi, dapat menjaga kualitas mesin motor dan mencegah kegagalan mesin.


Salah satu penyebab mati mendadak mesin sepeda motor juga disebabkan oleh tersumbatnya saluran bahan bakar yang masuk ke karburator. Penyumbatan ini bisa disebabkan karena ada kotoran di selang gas menuju karburator sehingga bensin tidak normal atau bahkan tidak bisa mengalir.


Termasuk filter udara.

Fungsi filter udara adalah menyaring udara yang masuk ke ruang bakar agar tidak bercampur dengan kotoran dan debu sehingga campuran udara dan bensin lebih sempurna. Jika kondisi filter udara kotor akan menyebabkan tarikan gas yang berat dan motor akan berhenti mendadak atau mogok.


Mesin Terlalu Panas

Penyebab panas berlebih pada mesin motor adalah karena tersumbatnya sirkulasi oli di dalam mesin. Ring piston menjadi kering sehingga motor tiba-tiba mati. Temperatur panas timbul dari sistem pembakaran atau dari gesekan yang terjadi antara piston dengan boring liner. Panas yang tidak dapat dihilangkan oleh pelumas membuat suhu naik dengan cepat, akibatnya piston mengembang dan terperangkap di dalam boring liner.


Oli mesin pada sepeda motor dapat berkurang karena digunakan untuk perjalanan jarak jauh yang dapat menyebabkan oli menguap melalui pori-pori endapan mesin. Oli mesin berkurang karena ring piston lemah yang menyebabkan motor mengeluarkan asap akibat oli terbakar. Dengan begitu oli akan berkurang terus menerus sehingga saat mengendarai motor di suhu panas menyebabkan motor mati mendadak.


Pengapian

Sistem pengapian motor juga terdiri dari spool, kiprok, CDI, dan ignition coil. Spool dan kiprok merupakan komponen utama untuk mensuplai arus listrik ke sistem kelistrikan motor. Jika ada masalah dengan arus listrik, maka bunga api dari busi tidak akan menyala dan pembakaran tidak akan terjadi. Jika pembakaran tidak terjadi maka motor tidak akan dapat distarter.


Lakukan Servis Rutin

Pada kondisi tertentu, busi yang terlalu kecil dapat menyebabkan mesin mati. Mesin motor yang rusak merupakan gejala awal kerusakan. Saat suara mesin anda mulai brebet, pembakaran tidak terjadi secara sempurna. Akibatnya, daya menjadi rendah untuk kompresi dan langkah piston akan berhenti. Inilah yang menyebabkan mesin mati mendadak.


Pastikan Anda selalu melakukan servis mesin sepeda motor di bengkel resmi secara rutin. Lakukan service rutin setiap 2 bulan sekali agar kondisi motor tetap sesuai standar pabrik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar